Category: Berita

Tekuk Southampton, Chelsea Mantap di Puncak

Chelsea kini semakin memantapkan tempatnya di posisi puncak klasemen sementara musim ini. Sebab dinihari tadi The Blues sukses menekuk sang tamu, Southampton dengan skor telak 4-2. Eden Hazard dan Diego Costa lagi-lagi menjadi sosok vital yang sangat berperan bagi kemenangan Skuad London Biru dini hari tadi.

Bertindak sebagai tuan rumah, kemenangan merupakan harga mati bagi Chelsea. Apalagi ditambah dengan kondisi mental anak-anak asuh Conte yang sedang tinggi-tingginya usai memastikan tempat di Final Piala FA. Dan juga kesatuan tim yang semakin solid membuat kemenangan seakan hal yang yang lumrah bagi skuad The Blues.

Sementara itu, Southampton kini duduk di posisi 9 dengan total 40 poin. Secara statistik, memang bukan merupakan hal yag cukup sulit bagi The Blues untuk bisa menekuk sang tamu. Namun mengingat The Saints kerap kali menjadi penjegal tim papan atas, Chelsea layak untuk waspada dalam laga kontra Southampton.

Hazard Lagi dan Lagi

Hazard kembali menjadi sosok inspiratif dalam kemenangan Chelsea

Hazard kembali menjadi sosok inspiratif dalam kemenangan Chelsea

Sejak kedatangan Conte ke Stamford Bridge, Eden Hazard seolah bertransformasi menjadi sosok yang sangat memiliki peran krusial bagi Chelsea. Beberapa kali pemain berkebangsaan Belgia tersebut menjadi sosok penentu kemenangan Chelsea. Dan ini kembali terulang dalam laga kontra Southampton dinihari tadi.

Hazard berhasil membuka keunggulan The Blues dalam laga kontra Southampton. Pertandingan mbaru berjalan lima menit saat aksi Hazard memanfaatkan umpan Diego Costa sukses untuk memecah kebuntuan dan menggetarkan Stamford Bridge.

Tersentak lewat gol cepat Hazard, Southampton pun berusaha untuk menekan. Usaha mereka tidak sia-sia usai aksi Oriol Romeu pada menit ke-24 sukses mengubah kedudukan menjadi 1-1. Sepakan kaki kiri Romeu membuat bola meluncur deras ke arah gawang Chelsea yang dijaga Thibaut Courtois.

Sebelum paruh pertama usai, Gary Cahill sukses membuat tuan rumah kembali unggul. Berawal dari umpan Marcos Alonso, bola lambung langsung disambar tandukan keras Cahill yang merobek gawang Southampton yang dijaga Fraser Foster.  Hingga saat laga memasuki paruh kedua, The Blues tak kunjung mengendurkan serangan.

Alhasil pada menit ke-53, Diego Costa sukses menambah keunggulan Chelsea menjadi 3-1. Memaksimalkan crossing Cesc Fabregas, Costa berhasil mengkonversinya menjadi gol lewat sundulan tajam. Sesaat sebelum laga usai, dua gol kembali tercipta satu untuk Chelsea (Costa 89′) dan satu lagi untuk Soton (Bertrand 90’+1).

Fakta Unik Pertandingan Chelsea vs Southampton

Fakta menarik dalam pertandingan Chelsea vs Southampton

Fakta menarik dalam pertandingan Chelsea vs Southampton

Selain menyisakan hasil fantastis, laga Chelsea melawan Southampton pun juga mencatat beberapa dakta menarik. Berikut adalah Fakta Pertandingan Chelsea vs Southampton:

  1. Gary Cahill total telah mencetak 26 gol di ajang Premier League tanpa satupun penalti. Catatan tersebut membuat Cahill menjadi bek paling produktif kedua. Hanya kalah dari John Terry dengan total 40 gol.
  2. Cesc Fabregas mencatat assist nya yang ke-103 sepanjang dirinya bermain di Premier League. Ini semakin mengejar rekor dari legenda Manchester United, Ryan Giggs, yang menjadi pencetak assist terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris dengan catatan 162 assist.
  3. Gol Eden Hazard ke gawang Soton membuat total gol Hazard menjadi 15 gol musim ini. Ini merupakan perolehan gol terbanyak Hazard sejak bergabung dengan The Blues.
  4. Selain itu, 10 gol dari 15 gol dari Hazard ketika menggelar laga di markas kebanggaan Chelsea, Stamford Bridge. Perolehan tersebut hanya kalah dari Romelu Lukaku (16 gol) dan Harry Kane (15 gol).
  5. Dengan tambahan dua gol ke gawang Southampton, secara total Costa telah mencetak 50 gol dengan hanya melakoni 85 pertandingan. Costa memecahkan catatan Luis Suarez (Liverpool) dengan selisih satu pertandingan lebih banyak.
  6. Sumbangan gol dari Costa memberi sumbangsih sebanyak 15 poin untuk Chelsea sepanjang musim ini. Statistik tersebut membuatnya ditahbiskan sebagai pemain yang paling banyak menyumbang poin di Premier League.
Klopp akui akan bantu Gerrard meraih mimpi

Tim Menurun, Klopp Siap Angkat Gerrard

Liverpool dinilai sedang mengalami penurunan performa dalam beberapa pertandingan terakhir. Sejumlah hasil buruk yang dicatat skuad asuhan Jurgen Klopp menjadi bukti bahwa performa Roberto Firmino dkk. kini tidak setajam awal paruh musim dimana The Reds berhasil menduduki peringkat kedua dan mendapat predikat sebagai klub paling subur di Premier League sepanjang musim ini.

Bukan Karena Pemain Absen – Klopp

Jurgen Klopp akui kekalahan karena kesalahan para pemain

Jurgen Klopp akui kekalahan karena kesalahan para pemain

Banyak yang menganggap jika menurunnya  penurunan peforma Liverpool akhir-akhir ini adalah karena absennya beberapa pemain andalan Jurgen Klopp akibat berbagai macam alasan.

Sebut saja nama Joel Matip dan Philippe Coutinho yang harus absen akibat menderita cedera. Lalu sosok Sadio Mane yang juga tidak bisa memperkuat skuad The Reds beberapa laga terakhir ini karena sedang menjalankan tugas Internasional nya membela Tim Nasional Gabon untuk Piala Afrika 2017.

Meihat faktor-faktor tersebut, akhirnya banyak yang menyimpulkan bahwa ketiadaan nama-nama pemain tersebut sangat mempengaruhi performa Liverpool dalam beberapa pertandingan terakhir ini. Namun menanggapi komentar tersebut, manajer Jurgen Klopp menampiknya.

Klopp mengatakan, “Jika kita melihat hasil buruk tim selama beberapa pekan lalu, sejujurnya tim tidak begitu kesulitan untuk mencetak angka, masalahnya di sini adalah para pemain kerap membuat kesalahan yang sebenarnya tidak perlu.”

“Banyak pihak yang berkomentar tentang barisan pertahanan kami terutama kepada pemain tertentu. Akan tetapi jika saya boleh berpendapat, menurut saya bukan itu. Cara kami bertahan sebagai sebuah tim, itulah masalahnya.”

“Jika dengan mendatangkan satu pemain lalu masalah tim dapat terselesaikan, maka saya adalah orang yang sangat bodoh jika tidak melakukannya. Permasalahannya ini semua tidak semudah itu,” tutur pria asal Jerman tersebut.

Klopp juga menungkapkan bahwa dirinya menginginkan tim untuk berjalan sebagai suatu kesatuan. Manajer yang juga pernah menangani Borussia Dortmund tersebut tidak ingin skuad asuhannya saat ini menjadi tim yang terlalu bertumpu pada satu-dua orang pemain saja.

Oleh karena itu ketika ditanyakan apakah kekalahan atas Swansea City kemarin adalah karena absennya sejumlah pemain andalan The Reds, Klopp pun menggubrisnya.

Pria Jerman tersebut malah menyebutkan jika dia dan para punggawa Anfield siap untuk bangkit dan memperoleh kemenangan di laga berikutnya.

“Hasil buruk merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan tim. Kami telah mengintrospeksi kekurangan kami dalam laga tersebut dan sekarang saya yakin bahwa kami siap untuk meraih hasil positif dalam laga-laga berikutnya,” tambah Klopp.

Kedatangan Gerrard Buat Klopp Semangat

Klopp akui akan bantu Gerrard meraih mimpi

Klopp akui akan bantu Gerrard meraih mimpi

Sementara itu, terlepas dari hasil buruk yang kerap menimpa The Reds akhir-akhir ini, Jurgen Klopp mengaku senang mengetahui kabar kembali nya sang legenda dan mantan kapten Liverpool, Steven Gerrad ke Stadion Anfield.

Bukan sebagai pemain, Gerrard yang telah menjadi ikon Liverpool selama lebih dari satu dekade tersebut kini tergabung sebagai salah satu staf kepelatihan The Reds di Anfield.

Dan melihat penurunan performa klub yang pernah dibelanya tersebut, Gerrard mengaku jika suatu saat nanti dirinya ingin menjadi pelatih terbaik dan menangani tim yang pernah membesarkan namanya tersebut.

Mengetahui minat Gerrard tersebut, Jurgen Klopp pun menanggapinya dengan senang hati. Dan Klopp juga mengaku siap untuk membantu pemain dengan loyalitas tertinggi di Anfield tersebut untuk mencapai impiannya.

“Ya, hubungan saya dengan Gerrard saya rasa cukup baik. Gerrard? Dia adalah sosok yang luar biasa bagi publik Anfield. Dan saya sangat senang mengetahui apa yang Gerrard inginkan,” ujar Klopp.

“Gerrard mengatakan bahwa dirinya berharap bisa melanjutkan karirnya sebgai seorang manajer. Bagi saya hal tersebut sungguh mengagumkan. Dan saya akan melakukan apapun untuk dapat membantu Gerrard meraih mimpinya,” tambah Jurgen Klopp.

Adakah kemungkinan tongkat estafet kepelatihan setelah Klopp akan diberikan kepada Stevie G?

Griezmann Segera Merapat ke Old Trafford

Griezmann Segera Merapat ke Old Trafford

Usaha Manchester United untuk mendatangkan bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann semakin mendekati kata sepakat. Nomor punggung dan gaji bahkan dikabarkan telah disiapkan kubu Tim Setan Merah untuk Griezmann.

Proses kepindahan Griezmann ke Old Trafford terhalang hukuman FIFA

Proses kepindahan Griezmann ke Old Trafford terhalang hukuman FIFA

Telah Siapkan Jersey untuk Griezmann

Merasa tidak cukup hanya dengan mendatangkan Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan musim lalu, Manchester United tengah berusaha mendaratkan striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann ke Old Trafford musim depan.

Musim lalu, setan merah berhasil memecahkan rekor transfer tertinggi saat membawa pulang Pogba dari raksasa Serie A, Juventus. Nilai transfer Pogba yang pada saat itu mencapai lebih dari 100 Juta Poundsterling sukses membuat United menjadi tim dengan jumlah biaya transfer tertinggi dalam mendatangkan pemain di awal musim lalu.

Namun nilai belanja fantastis yang dikeluarkan United tampaknya tidak terpancar dalam pencapaian The Red Devils musim ini. Bersama manajer ternama, Jose Mourinho, musim ini Manchester United masih saja bertengger di urutan enam klasemen sementara musim ini.

Atas dasar tersebut, Manchester Merah pun memutuskan untuk mendatangkan seorang lagi bintang muda yang bersinar saat pagelaran turnamen Piala Eropa 2016 kemarin, Antoine Griezmann. Bak gayung bersambut, Griezmann yang kebetulan ingin mengembangkan karirnya pun menanggapi tawaran tersebut dengan positif.

Performa gemilang Griezmann bersama tim nasional Perancis secara otomatis menaikan nilai transfer pemain berusia 25 tahun tersebut. Dan kabarnya, Manchester United telah mengumpulkan dana sebesar 100 Juta Euro atau sekitar 1,4 Triliun Rupiah demi mendatangkan sang pemain ke Theatre of Dream.

Meski proses negosiasi dengan pihak Atletico Madrid berjalan lancar, proses perpindahan Antoine Griezmann ternyata tidak selancar apa yang diekspektasikan. Sanksi pelarangan transfer (baik masuk maupun keluar) pemain yang ditetapkan FIFA kepada Atletico kabarnya menghambat proses perpindahan Griezmann.

United Lepas Depay ke Lyon

Manchester United resmi melepas Memphis Depay ke Lyon

Manchester United resmi melepas Memphis Depay ke Lyon

Masih seputar masalah transfer pemain, Manchester United juga memberikan keterangan resmi tentang kepergian penyerang sayapnya, Memphis Depay. Melalui situs resminya, pihak klub mengumumkan bahwa sang pemain akan segera bergabung dengan salah satu raksasa Ligue 1, Lyon besok.

Pada awal masa negosiasinya, tim asal Kota Manchester tersebut sempat menolak tawaran sebesar 13 juta poundsterling (Rp 213 miliar) yang dilayangkan oleh Lyon. Kerugian transfer senilai 8 juta pounds (Depay gabung dengan United dari PSV Eindhoven dengan nilai transfer 25 juta pounds) merupakan alasan pihak klub melepas winger asal Belanda tersebut.

Akan tetapi seiring dengan mulai tersingkirkannya Depay dari skuad reguler United ditambah lagi dengan penambahan harga yang dilakukan Lyon membuat Manchester United sepakat untuk melepas sang pemain. Hingga berita ini diturunkan, kedua pihak dikaabarkan tengah menyelesaikan tahap akhir proses transfer Depay.

Jika berbicara masalah kontrak, Memphis Depay saat ini memang masih menyisakan 2 tahun kontrak bersama Tim Setan Merah. Namun, sejak kedatangan Jose Mourinho  ke Old Trafford, kesempatan Depay untuk menembus skuad utama semakin tertutup sehingga demi kebaikan sang pemain tim pun memutuskan untuk membiarkannya hengkang.

Statistik menyebutkan bahwa musim ini Depay baru menjalani 8 laga bersama United di seluruh ajang kompetisi. Melihat kondisi ini, The Special One pun memutuskan bahwa klub siap untuk melepas sang pemain jika datang penawaran yang cukup bagus.

Selain dar pihak internal United, pelatih timnas Belanda, Danny Blind, pun ikut menyuarakan pendapatnya soal masa depan Memphis Depay di Old Trafford. Blind berkata, “Saran saya, Memphis (Depay) sebaiknya saat memasuki bursa tranfser musim dingin nanti. Dirinya semakin jarang masuk dalam skuad utama United. Jadi, ya mengapa tidak?”

 

Conte sukses membangkitkan Chelsea dari keterpurukan musim lalu

Ranieri Dukung Chelsea Juara Bersama Conte

Sebagai sesama pelatih yang berasal dari Italia, Claudio Ranieri sampaikan dukungannya terhadap manajer Chelsea, Antonio Conte untuk menjuarai Liga Primer Inggris musim ini bersama The Blues.

Ranieri sampaikan dukungan terhadap Conte

Ranieri sampaikan dukungan terhadap Conte

Ranieri : Manajer Asal Italia Selalu Ampuh

Performa Leicester City sepanjang musim ini memang bisa dibilang berbanding dengan musim lalu dimana The Foxes berhasil meraih trofi gelar juara Liga Premier Inggris. Raihan tersebut tak lepas dari racikan strategi manajer asal Italia, Claudio Ranieri.

Tidak seperti musim lalu, musim ini Leicester bahkan tidak mampu menembus zona empat besar seperti pada musim 2016-2017. Saat ini, skuad asuhan Claudio Ranieri hanya mampu bertengger di urutan 16 klasemen sementara Liga Inggris. Sangat drastis bila kita melihat The Foxes yang begitu kokoh musim lalu.

Melihat peluang tim asuhannya sangat kecil untuk menjuarai kompetisi musim ini, Ranieri pun mengalihkan dukungannya kepada rekannya sesama manajer klub Liga Primer yang berasal dari Italia, Antonio Conte.

Ranieri meyampaikan dukungannya kepada juru taktik Chelsea tersebut untuk bisa mengangkat trofi musim ini. Menurut Ranieri yang juga pernah menangani The Blues tersebut, Conte merupakan sosok yang pantas untuk menjadi panutan sebagai manajer/pelatih yang tanpa pemberitaan yang berlebih namun mampu membangun kembali tim yang tengah berada dalam krisis seperti Chelsea.

“Tanpa blow up berita yang terlalu berlebihan, Conte berhasil membuktikan bahwa orang-orang Italia terbukti ampuh mengambil peran sebagai menajer. Sebagai sesama warga negara Italia dan juga sebagai orang yang pernah bekerja dengan Chelsea, saya harap Conte dapat mewujudkan impian Chelsea untuk meraih gelar juara English Premier League musim ini,” terang Ranieri.

Sukses Terapkan 3-4-3 di Skuad Chelsea

Conte sukses membangkitkan Chelsea dari keterpurukan musim lalu

Conte sukses membangkitkan Chelsea dari keterpurukan musim lalu

Antonio Conte memulai karirnya bersama The Blues pada Juli 2016. Mengakhiri karirnya di Italia dengan manis usai membawa Juventus menjuarai Serie A musim lalu dan juga berhasil membawa timnas Italia ke perempat final Piala Eropa 2016, Conte memutuskan untuk tekan kontrak berdurasi 3 tahun bersama Chelsea yang akan berakhir pada 30 Juni 2019.

Setibanya di Stamford Bridge, Conte pun segera melakukan pembenahan skuad. Dan tanpa butuh waktu lama, pria asal Italia tersebut mampu membangkitkan kembali tim yang sedang dalam krisis. Adaptasi Conte terhadap atmosfir Liga Premier sukses membawa The Blues merajai kompetisi musim ini. Hasilnya, skuad London Biru hingga saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara Premier League musim 2016-2017.

Manajer yang berusia 47 tahun tersebut jua terbukti berhasil mengembalikan para pemain yang terpuruk saat berada di bawah kepelatihan Jose Mourinho seperti Diego Costa dan Eden Hazard. Di tangan Conte, Costa dan Hazard sukses kembali ke performa terbaiknya, terbukti dari hingga saat ini Diego Costa masih memimpin papan top skorer dengan koleksi 14 gol.

Selain mengembalikan performa Diego Costa dan Eden Harzard, salah satu kunci sukses Conte bersama skuad London Biru yaitu keberhasilannya mengadaptasi skema 3-4-3 pada Chelsea. Susunan formasi dengan tiga pemain belakang khas tim Italia berhasil membuat barisan pertahanan Chelsea menjadi yang paling sulit ditembus musim ini.

Dengan menarik Cesar Azpiliqueta dari posisi bek sayap menjadi bek tengah, Antonio Conte sukses membuat lawan-lawan Chelsea frustasi dalam menembus garis pertahanan The Blues. Bahkan stereotype permainan Italia yang cenderung bertahan, membosankan dan jarang memenangkan laga dengan selisih besar berhasil dipatahkan Conte.

Conte berhasil mengembaangkan permainan The Blues di semua lini, dan ini dibuktikan dengan clean sheets gawang Thibaut Courtois dalam 11 laga beruntun dari 17 pertandingan, serta rekor melewati 14 laga tanpa kekalahan selama musm 2016-2017 ini.

Berhasilkah Conte membawa Chelsea mengangkat trofi gelar juara Premier League musim ini?

Diego Costa berlatih seorang diri di Pusat Latihan Chelsea, Cobham

Berlatih Sendiri, Chelsea Tak Bergantung Pada Costa?

Diego Costa yang absen saat Chelsea menghadapi juara musim lalu, Leicester City pada akhir pekan kemarin terlihat sedang berlatih seorang diri di pusat latihan The Blues, Cobham.

Conte membantah alasan mencoret Costa dari skuad Chelsea

Conte membantah alasan mencoret Costa dari skuad Chelsea

Conte Marah Costa Pikirkan Cina?

Chelsea tidak menurunkan ujung tombak utamanya, Diego Costa saat The Blues bertandang ke Stadion King Power pekan lalu. Berbagai spekulasi pun bermunculan dari mulai aksi mogok Costa yang sedang mempertimbangkan untuk gabung dengan klub Liga Super Cina.

Dari semua dugaan yang beredar, salah satu sumber terpercata menyebutkan bahwa manajer Antonio Conte mencoret nama Costa dari starting line-up saat The Blues menghancurkan The Foxes dalam matchday 21 Premier League pekan lalu.

Sumber tersebut menyebutkan bahwa pertengkaran dengan Antonio Conte merupakan salah penyebab dicoretnya Diego Costa. Insiden pertengkaran tersebut dikabarkan berawal dari sikap sang bomber yang mempertimbangkan tawaran dari klub Chinese Super League, Tianjin Quanjian.

Tianjin Quanjian dikabarkan menawarkan gaji 30 juta poundsterling atau setara Rp 482 miliar per tahun kepada Costa jika sang pemain menyetujui tawaran klub asal Cina tersebut. Antonio Conte yang mendengar kabar tersebut pun dikabarkan kecewa atas sikap Costa yang menunjukan sikap tidak loyalnya kepada tim.

Atas perseteruan tersebut, bahkan timbul rumor tentang Conte yang membentak sang pemain dengan nada marah, “Kau mau ke Cina?! Silahkan pergi sana ke Cina!”. Hal ini semakin diperkuat dengan dicoretnya nama Costa dari skuad Chelsea saat menghadapi Leicester City.

Tanpa Costa, Chelsea Tetap Berjaya

Diego Costa berlatih seorang diri di Pusat Latihan Chelsea, Cobham

Diego Costa berlatih seorang diri di Pusat Latihan Chelsea, Cobham

Dikonfirmasi tentang hal tersebut, manajer Antonio Conte membantah kabar yang menyebutkan dirinya berseteru dengan Diego Costa adalah penyebab absennya sang pemain dalam laga kemarin. Pelatih asal Italia tersebut berdalih dirinya tidak memainkan Costa karena pemain tersebut mengalami cedera.

Keterangan yang diberikan Conte semakin diperkuat usai beredarnya foto Costa yang terlihat sedang berlatih seorang diri di pusat latihan Chelsea, Cobham. Dengan ditemani seorang staf pelatih, penyerang timnas Spanyol tersebut terlihat mengangkat dan memindahkan peralatan latihan sendiri di tengah guyuran hujan.

Semua latihan-latihan tersebut dilakukan Costa yang selama beberapa hari kemarin sempat absen akibat masalah pada punggungnya. Dalam wawancara dengan sebuah media lokal, Conte mengatakan :

“Saya memutuskan segala hal demi kebaikan tim jelang pertandingan, saya telah katakan dengan jujur jika Costa tak mengikuti sesi latihan bersama seluruh tim akibat rasa sakit pada bagian punggungnya. Itulah alasan mengapa Costa tidak bermain minggu kemarin,” Conte mengklarifikasi usai pertandingan.

Conte memang dikenal sebagai sosok yang tegas dan tanpa kompromi (dan juga cerdik). Pria berkebangsaan Italia tersebut belum pernah terlihat bergantung hanya pada satu pemain. Maka tidak mengherankan jika meski tanpa kehadiran sang bomber The Blues tetap mampu meraih kemenangan.

Hal tersebut diamini sang penjaga gawang, Thibaut Courtois. Pemain asal Belgia tersebut menganggap timnya tidak bergantung hanya pada satu pemain saja. Courtouis juga menyebutkan bahwa tim masih mampu menampilkan performa terbaik biarpun tanpa kehadiran sang bomber, Diego Costa.

“Kami memiliki sejumlah pemain dengan kualitas yang sama baiknya ketika Diego Costa tak memunngkinan untuk bermain. Memang benar jika Costa adalah sosok penting bagi tim, akan tetapi jika tidak memungkinkan, maka kami semua harus bisa saling mengandalkan satu sama lain,” ungkap Courtois.

“Tim saat ini tengah berada dalam kondisi terbaik, semua hal di musim ini juga berjalan cukup baik. Jadi, saat ini kami hanya akan mencoba untuk tetap berada pada jalur yang tepat dan mempertahankan momentum yang telah tecipta,” tambah Courtois.

Fellaini berhasil mendapatkan perpanjangan kontrak

United Pertahankan Fellaini

Kerap diberitakan akan ditinggalkan dua punggawanya, Manchester United justru memilih mempertahankan Marrouane Fellaini dan Memphis Depay untuk tetap berada di Old Trafford.

Fellaini berhasil mendapatkan perpanjangan kontrak

Fellaini berhasil mendapatkan perpanjangan kontrak

Telat Bersinar di Old Trafford

Marrouane Fellaini, sosok pemain yang kerap menjadi langganan serangan para haters tersebut memang pada awalnya digadang-gadang mampu mengisi kekosongan di sektor tengah Manchester United sejak diboyong dari Everton oleh David Moyes yang pada saat itu menggantikan Sir Alex Ferguson yang resmi mundur dari kursi kepelatihan The Red Devils.

Namun kenyataan pahit justru terpaksa ditelan Manchester United. Kehadiran Moyes maupun Fellaini pada saat itu justru semakin menjauhkan United dari tradisi 4 besar yang selalu menjadi langganan ketika masih dilatih Sir Alex Ferguson. Beruntung di saat United mendepak Moyes dari kursi pelatih, pemain jangkung berambut kribo tersebut masih mendapatkan kesempatan kedua untuk membuktikan bahwa dirinya mampu beradaptasi di Old Trafford.

Akan tetapi deretan performa buruk semakin menjatuhkan pamor Fellaini di mata para pendukung Tim Setan Merah. Seringnya mantan  pemain Everton tersebut melakukan bunder yang merugikan tim serta kerap membuang peluang emas dalam mencetak gol akhirnya memunculkan spekulasi bahwa klub pasti akan segera melepasnya.

Nasib Fellaini di Old Trafford semakin berada di ujung tanduk ketika Jose Mourinho memutuskan untuk mengambil peran sebagai manajer United. Stereotip karakter Mou yang kerap bermasalah dengan para pemain nya dan juga keputusan nya untuk membawa pulang Paul Pogba dari Juventus semakin menutup kesempatan Fellaini untuk bisa menembus skuad utama United.

Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, The Special One kerap memberikan kesempatan bermain bagi Fellaini. Keputusan kontroversial Mou tersebut akhirnya membuat para suporter mempertanyakan kualitasnya  sebagai manajer top. Seakan tidak peduli dengan komentar miring tersebut, pelatih yang sempat menangani Chelsea tersebut tetap teguh pada pendiriannya.

Klub Tawarkan Kontrak Baru Untuk Fellaini

Fellaini mencetak gol pertama nya saat berhadapan dengan Hull City

Fellaini mencetak gol pertama nya saat berhadapan dengan Hull City

Kesabaran Marrouane Fellaini dan Jose Mourinho akhirnya membuahkan hasil. Fellaini berhasil menjadi sosok penentu dalam beberapa pertandingan terakhir Manchester United. Yang terbaru adalah ketika para punggawa Old Trafford menjamu Hull City beberapa hari yang lalu.

Memulai laga dari bangku cadangan, Fellaini mampu membayar tuntas kepercayaan yang diberikan Mourinho. Sundulan Fellaini menyambut umpan dari sisi kanan sukses memastikan kemenangan Manchester United atas Hull City sekaligus mempermudah langkah tim setan merah di laga leg kedua nanti.

Gol tersebut merupakan gol pertama Marrouane Fellaini musim ini bersama The Red Devils. Dan karena nya, pandangan publik terhadap sang pemain pun kini mulai sedikit berubah. Awal yang bagus bagi Fellaini untuk kembali memulai perjuangan nya bersama Manchester United.

Berhasil mempermudah jalan Manchester United ke putaran berikutnya, klub pun akhirnya memberikan hadiah bagi sang pemain berupa kesepakatan perpanjangan kontrak dengan durasi satu tahun. Kabar ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh klub di situs resmi Manchester United. Dengan perpanjangan kontrak tersebut, Fellaini pun akan tetap bertahan di Old Trafford hingga 30 Juni 2018 mendatang.

Marouane Fellaini tiba di Old Trafford sekitar tiga tahun lalu pada 2 September. Pada waktu itu, Manchester United memang sedang berada dalam masa transisi dan juga krisis usai ditingal pensiun Sir Alex Ferguson. Tercatat hingga saat ini, Fellaini telah memainkan sebanyak 113 laga bersama tim setan merah di semua ajang kompetisi.  Dari total 113 penampilannya, Fellaini sukses mengoleksi  14 gol.

Akankah Fellaini mampu memberikan performa terbaiknya dalam satu musim terakhirnya bersama Manchester United?